Disiarkan oleh akbs.ac.id – Artikel seputar ketentuan membuat skripsi bisa anda temukan disini. Menyusun skripsi merupakan tahap akhir yang menentukan kelulusan mahasiswa. Agar prosesnya berjalan lancar, penting untuk memahami berbagai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.
Tanpa pengetahuan yang cukup tentang aturan akademik, mahasiswa bisa mengalami hambatan seperti penundaan sidang atau revisi berulang. Artikel ini menyajikan 10 ketentuan membuat skripsi yang perlu diketahui oleh setiap mahasiswa.
Syarat dan Ketentuan Akademik
-
Mahasiswa harus memenuhi jumlah SKS minimal tertentu sebelum diizinkan mengambil skripsi. Setiap universitas memiliki kebijakan berbeda, biasanya sekitar 120-140 SKS.
-
Syarat dan ketentuan lain meliputi batas maksimal nilai D dan tidak ada nilai E pada mata kuliah prasyarat. Pastikan transkrip nilai sudah sesuai standar yang ditetapkan fakultas.
-
Ketentuan peserta skripsi juga mencakup kelulusan seminar proposal yang dibuktikan dengan berita acara. Dokumen ini menjadi syarat wajib untuk melanjutkan ke tahap bimbingan riset.
Ketentuan Proses Bimbingan dan Workflow
-
Setiap mahasiswa wajib memiliki dosen pembimbing yang ditentukan oleh program studi. Prosedur penetapan pembimbing biasanya melalui sistem permohonan online atau offline.
-
Ketentuan workflow bimbingan mengharuskan mahasiswa melakukan konsultasi minimal delapan kali selama satu semester. Frekuensi ini dicatat dalam kartu bimbingan yang ditandatangani.

Style Polychrome Striped Patchwork Lace Straight Pants Summer -
Mahasiswa juga harus mengikuti alur revisi sesuai arahan pembimbing. Setiap perubahan bab harus disetujui terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke bab berikutnya.
Ketentuan Penulisan dan Jurnal Laporan
-
Format penulisan skripsi mengikuti panduan spesifik seperti margin, jenis huruf, dan spasi. Pelanggaran terhadap format dapat menyebabkan skripsi ditolak oleh bagian akademik.
-
Mahasiswa wajib merujuk pada jurnal laporan terbaru dan sumber ilmiah kredibel sebagai landasan teori. Minimal 70 persen referensi harus berasal dari jurnal lima tahun terakhir.
Ketentuan Sidang dan Revisi Akhir
-
Sebelum sidang, mahasiswa harus menyerahkan draft akhir yang telah disetujui pembimbing. Laporan wajib dilengkapi dengan lembar pengesahan dan pernyataan orisinalitas.
-
Setelah sidang, mahasiswa diberi waktu maksimal dua minggu untuk melakukan revisi sesuai masukan penguji. Revisi yang terlambat dapat menunda penetapan kelulusan.
Kesimpulan
Memahami seluruh ketentuan membuat skripsi sejak awal akan membantu mahasiswa merencanakan waktu studi dengan lebih efektif. Pastikan selalu berkoordinasi dengan dosen pembimbing dan bagian akademik agar tidak ada persyaratan yang terlewat.
Dengan mengikuti aturan yang berlaku, proses penyusunan skripsi dapat berjalan lancar dan mahasiswa berpotensi lulus tepat waktu. Jangan ragu untuk meminta contoh ketentuan member dari fakultas sebagai acuan tambahan.
